▴Teko Mas Bagelen▴
▴kec bag▴
▴Layanan Aduan▴
▴Hut ri ke 81▴
▴Eksotika Bagelen▴ - Anjangsana ke Desa Bapangsari, Camat Bagelen Serap Aspirasi dan Bahas Permasalahan Kewilayahan
- Anjangsana ke Desa Bagelen, Camat Bagelen Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pemerintahan
- Camat Bagelen Anjangsana ke Pemerintah Desa Bugel, Perkuat Sinergi dan Komunikasi
- Camat Bagelen Anjangsana ke Pemerintah Desa Krendetan, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pemerintahan
- Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Tlogokotes, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan
- Camat Bagelen Resmikan 92 Anggota BPD dari 16 Desa
- Camat Bagelen dan Kasi Trantibum Turut Berpartisipasi dalam Aksi Donor Darah di Desa Dadirejo
- Plt. Kapolsek Bagelen Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Kecamatan Bagelen
- Usai Upacara HUT ke-81 RI, Camat Bagelen Bersama Forkopimcam Ziarah ke Makam Pahlawan
- Camat Bagelen Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Siranda Desa Piji
Rapat Evaluasi Musim Tanam
Rapat Evaluasi Musim Tanam
Berita Terkait
- Rapat PAMSIMAS0
- Sosialisasi Kelompok PKH0
- Bupati Saba Desa0
- Rapat Persiapan Jalan Sehat0
- Rakercab IV0
- Workshop Siskeudes0
- Pelatihan Siskeudes 0
- Pertemuan Forum UMKM0
- Pembukaan Pelatihan Kader Kesehatan0
- Rapat Evaluasi Pendataan orang Terlantar0
Berita Populer
- Kementrian Desa Launching Update Aplikasi eHDW, Kecamatan Bagelen Sosialisasikan Kepada Perangkat Desa
- DPRD Kabupaten Purworejo Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
- Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Bagelen: Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah 2024
- Ziarah Makam Raden Mas Singo Wijoyo
- Netralitas Penyelenggara Pemilu Harus Dijaga Dan Dipegang Teguh, Karena Merupakan Modal Sangat Penting Dalam Mengawal Tegaknya Demokrasi
- Rapat Paripurna
- PAMSIMAS DESA BAPANGSARI DIBANGUN DENGAN TOTAL ANGGARAN LEBIH DARI 700 JUTA RUPIAH
- Camat Bagelen Hadiri Musdes Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bugel
- Gebyar PKH
- Sertijab Kades se Kecamatan Bagelen

Keterangan Gambar : Rapat Evaluasi Musim Tanam
Kasi Trantibum Kecamatan BagelenRapat Evaluasi Musim Tanam 2 dan 3 tahun 2019
Prakiraan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan bagian dari subsistem perlindungan tanaman. Prakiraan OPT adalah kegiatan mendeteksi atau memprediksi perkembangan populasi atau serangan OPT yang akan terjadi pada masa mendatang serta kemungkinan penyebarannya dalam ruang dan waktu tertentu. Prakiraan OPT bertujuan untuk memberikan informasi dini tentang keberadaan populasi, intensitas dan luas serangan, serta penyebaran OPT pada ruang dan waktu yang akan datang, sehingga dapat disusun saran tindak pengelolaan OPT sesuai prinsip dan strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Prakiraan OPT adalah komponen penting dan sangat dibutuhkan terutama dalam penentuan kapan terjadinya serangan OPT sehingga dapat dipersiapkan tindakantindakan yang diperlukan untuk menekan populasi/serangan OPT dan mencegah penyebarannya sehingga produktivitas tetap tinggi dan resiko kegagalan panen dapat diatasi. Kegunaan dari prakiraan OPT adalah dapat dilihat pada saat pengambilan keputusan tindakan apa yang perlu dilakukan untuk menanangani serangan OPT di lapangan. Keputusan yang baik adalah keputusan yang didasarkan oleh pertimbangan apa yang akan terjadi saat keputusan tersebut diambil dan apabila keputusan yang diambil kurang tepat sebaiknya keputusan tersebut tidak dilaksanakan. Oleh karena itu prakiraan serangan OPT di masa yang akan datang sangat erat kaitannya dengan pengambilan keputusan tindakan apa yang harus dilakukan sehinga keberadaan OPT secara ekonomi tidak merugikan petani. Analisis prakiraan serangan OPT berdasarkan angka luas serangan yang terjadi pada periode sebelumnya dengan menggunakan model yang dikembangkan Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT). Berdasarkan informasi prakiraan serangan OPT tersebut, diharapkan instansi terkait di tingkat kabupaten/kota dan Provinsi dapat dengan segera melakukan upaya untuk mencegah/mengendalikan peningkatan populasi dan serangan OPT, sehingga kerugian yang lebih besar dapat dihindari. Selain itu, juga diharapkan dengan pola dan metodologi yang sama dapat disusun prakiraan serangan OPT lebih rinci di tingkat lapangan (spesifik lokasi).









