▴Teko Mas Bagelen▴
▴kec bag▴
▴Layanan Aduan▴
▴Eksotika Bagelen▴ - Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa, Kecamatan Bagelen Hadiri Konsultasi Publik Desa Dadirejo
- Persiapkan Evaluasi AKIP 2026, Kecamatan Bagelen Perkuat Kelengkapan Data dan Dokumen Kinerja
- Tingkatkan Peran Kader, Camat Bagelen Hadiri Peningkatan Mutu Kader dan Pelantikan TP-PKK Kecamatan Bagelen
- Perkuat Tata Kelola dan Ketahanan Pangan, Kecamatan Bagelen Hadiri Konsultasi Publik Desa Bapangsari
- Kecamatan Bagelen Dukung Proses Pengisian Perangkat Desa Piji, Sosialisasi Tim Pelaksana Digelar di Balai Desa Piji
- Percepat Realisasi Bantuan Gubernur 2026, Kecamatan Bagelen Ikuti Sosialisasi Pencairan dan Perlindungan Pekerja Konstruksi
- Percepat Penetapan Indeks Desa 2026, Kecamatan Bagelen Dukung Desa Semono Tuntaskan Input Data Tepat Waktu
- Verifikasi dan Validasi Data Indeks Desa 2026, Kecamatan Bagelen Perkuat Akurasi Data Pembangunan Desa
- Perkuat Tata Kelola Desa, Kecamatan Bagelen Hadiri Konsultasi Publik Perubahan RKPDes dan APBDes Semagung
Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Berita Terkait
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa, Kecamatan Bagelen Hadiri Konsultasi Publik Desa Dadirejo0
- Persiapkan Evaluasi AKIP 2026, Kecamatan Bagelen Perkuat Kelengkapan Data dan Dokumen Kinerja0
- Tingkatkan Peran Kader, Camat Bagelen Hadiri Peningkatan Mutu Kader dan Pelantikan TP-PKK Kecamatan Bagelen0
- Perkuat Tata Kelola dan Ketahanan Pangan, Kecamatan Bagelen Hadiri Konsultasi Publik Desa Bapangsari0
- Kecamatan Bagelen Dukung Proses Pengisian Perangkat Desa Piji, Sosialisasi Tim Pelaksana Digelar di Balai Desa Piji0
- Percepat Realisasi Bantuan Gubernur 2026, Kecamatan Bagelen Ikuti Sosialisasi Pencairan dan Perlindungan Pekerja Konstruksi0
- Percepat Penetapan Indeks Desa 2026, Kecamatan Bagelen Dukung Desa Semono Tuntaskan Input Data Tepat Waktu0
- Verifikasi dan Validasi Data Indeks Desa 2026, Kecamatan Bagelen Perkuat Akurasi Data Pembangunan Desa0
- Perkuat Tata Kelola Desa, Kecamatan Bagelen Hadiri Konsultasi Publik Perubahan RKPDes dan APBDes Semagung0
- Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Kecamatan Bagelen Hadiri Forum Konsultasi Publik Triwulan II Tahun 20260
Berita Populer
- Kementrian Desa Launching Update Aplikasi eHDW, Kecamatan Bagelen Sosialisasikan Kepada Perangkat Desa
- DPRD Kabupaten Purworejo Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
- Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Bagelen: Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah 2024
- Ziarah Makam Raden Mas Singo Wijoyo
- Netralitas Penyelenggara Pemilu Harus Dijaga Dan Dipegang Teguh, Karena Merupakan Modal Sangat Penting Dalam Mengawal Tegaknya Demokrasi
- Rapat Paripurna
- PAMSIMAS DESA BAPANGSARI DIBANGUN DENGAN TOTAL ANGGARAN LEBIH DARI 700 JUTA RUPIAH
- Camat Bagelen Hadiri Musdes Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bugel
- Gebyar PKH
- Program Keluarga Harapan ( PKH )

Keterangan Gambar : Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Purworejo – Pemerintah Kecamatan Bagelen turut mendukung pengembangan riset yang berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan pembangunan daerah, khususnya dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kasi Pemberdayaan Kecamatan Bagelen, Ibu Santi Wigati, S.Si., yang mewakili Camat Bagelen dalam kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Riset Unggulan Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus 2026, bertempat di Bapperida Kabupaten Purworejo.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendorong pemanfaatan hasil riset sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Riset unggulan daerah diharapkan mampu menghasilkan pendekatan inovatif yang dapat diterapkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Purworejo.
Dalam kegiatan tersebut dibahas sejumlah riset unggulan, di antaranya Adaptive Poverty Reduction Model Berbasis Pengembangan Wilayah melalui Integrasi Clustering Desa dan Eksperimen Intervensi di Kecamatan Bruno.
Riset pertama tersebut mengembangkan metode untuk menemukan pendekatan yang lebih efektif dalam mengatasi dan mengentaskan kemiskinan. Melalui pengelompokan karakteristik desa (clustering) dan eksperimen intervensi, penelitian diharapkan dapat menghasilkan model penanganan kemiskinan yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing wilayah.
Pendekatan berbasis wilayah dinilai penting karena setiap desa memiliki karakteristik, potensi, serta permasalahan yang berbeda. Dengan demikian, strategi pengentasan kemiskinan dapat dirancang secara lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, dibahas pula riset kedua yaitu Model Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Berbasis Nudge Graduation dan Tata Kelola Kolaboratif di Kabupaten Purworejo.
Riset tersebut mengkaji pendekatan dalam melakukan penataan sekaligus pemberdayaan PKL melalui tata kelola yang melibatkan berbagai pihak. Penataan PKL tidak hanya diarahkan untuk menciptakan keteraturan ruang publik, tetapi juga memberikan peluang agar keberadaan PKL dapat berkembang secara lebih baik dan mendukung peningkatan kesejahteraan pelaku usaha.
Melalui pendekatan Nudge Graduation dan tata kelola kolaboratif, diharapkan penataan PKL dapat dilakukan secara lebih humanis dan berkelanjutan. PKL diarahkan untuk menjadi lebih tertib sekaligus mendapatkan dukungan pemberdayaan sehingga dapat meningkatkan kapasitas ekonomi dan kesejahteraannya.
Kehadiran Santi Wigati, S.Si., mewakili Camat Bagelen dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Kecamatan Bagelen terhadap pengembangan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan hasil penelitian. Riset yang relevan dengan kondisi masyarakat diharapkan dapat menjadi referensi dalam merumuskan program pembangunan yang lebih efektif.
Kegiatan Riset Unggulan Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, peneliti, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menghasilkan inovasi dan solusi pembangunan.
Dengan adanya riset yang berorientasi pada persoalan nyata masyarakat, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang aplikatif bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta mewujudkan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.








