Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan

By Admin 12 Agu 2026, 11:27:20 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Berita Populer

Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Keterangan Gambar : Kecamatan Bagelen Dukung Riset Unggulan Daerah 2026 untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan


Purworejo – Pemerintah Kecamatan Bagelen turut mendukung pengembangan riset yang berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan pembangunan daerah, khususnya dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kasi Pemberdayaan Kecamatan Bagelen, Ibu Santi Wigati, S.Si., yang mewakili Camat Bagelen dalam kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Riset Unggulan Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus 2026, bertempat di Bapperida Kabupaten Purworejo.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendorong pemanfaatan hasil riset sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Riset unggulan daerah diharapkan mampu menghasilkan pendekatan inovatif yang dapat diterapkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Purworejo.

Dalam kegiatan tersebut dibahas sejumlah riset unggulan, di antaranya Adaptive Poverty Reduction Model Berbasis Pengembangan Wilayah melalui Integrasi Clustering Desa dan Eksperimen Intervensi di Kecamatan Bruno.

Riset pertama tersebut mengembangkan metode untuk menemukan pendekatan yang lebih efektif dalam mengatasi dan mengentaskan kemiskinan. Melalui pengelompokan karakteristik desa (clustering) dan eksperimen intervensi, penelitian diharapkan dapat menghasilkan model penanganan kemiskinan yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing wilayah.

Pendekatan berbasis wilayah dinilai penting karena setiap desa memiliki karakteristik, potensi, serta permasalahan yang berbeda. Dengan demikian, strategi pengentasan kemiskinan dapat dirancang secara lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, dibahas pula riset kedua yaitu Model Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Berbasis Nudge Graduation dan Tata Kelola Kolaboratif di Kabupaten Purworejo.

Riset tersebut mengkaji pendekatan dalam melakukan penataan sekaligus pemberdayaan PKL melalui tata kelola yang melibatkan berbagai pihak. Penataan PKL tidak hanya diarahkan untuk menciptakan keteraturan ruang publik, tetapi juga memberikan peluang agar keberadaan PKL dapat berkembang secara lebih baik dan mendukung peningkatan kesejahteraan pelaku usaha.

Melalui pendekatan Nudge Graduation dan tata kelola kolaboratif, diharapkan penataan PKL dapat dilakukan secara lebih humanis dan berkelanjutan. PKL diarahkan untuk menjadi lebih tertib sekaligus mendapatkan dukungan pemberdayaan sehingga dapat meningkatkan kapasitas ekonomi dan kesejahteraannya.

Kehadiran Santi Wigati, S.Si., mewakili Camat Bagelen dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Kecamatan Bagelen terhadap pengembangan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan hasil penelitian. Riset yang relevan dengan kondisi masyarakat diharapkan dapat menjadi referensi dalam merumuskan program pembangunan yang lebih efektif.

Kegiatan Riset Unggulan Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, peneliti, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menghasilkan inovasi dan solusi pembangunan.

Dengan adanya riset yang berorientasi pada persoalan nyata masyarakat, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang aplikatif bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta mewujudkan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment