KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN BAGELEN DAMPINGI TIM NUFReP LAKUKAN ASSESSMENT MITIGASI BANJIR DI DESA BAPANGSARI
KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN BAGELEN DAMPINGI TIM NUFReP LAKUKAN ASSESSMENT MITIGASI BANJIR DI DESA BAPANGSARI

By Admin 11 Jun 2026, 15:43:43 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Berita Populer

KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN BAGELEN DAMPINGI TIM NUFReP LAKUKAN ASSESSMENT MITIGASI BANJIR DI DESA BAPANGSARI

Keterangan Gambar : KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN BAGELEN DAMPINGI TIM NUFReP LAKUKAN ASSESSMENT MITIGASI BANJIR DI DESA BAPANGSARI


Bagelen, 10 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana banjir di wilayah Kecamatan Bagelen, Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen bersama Seksi Pemerintahan Umum dan Ketenteraman Ketertiban Umum (Trantibum) melaksanakan pendampingan terhadap Tim NUFReP yang terdiri dari unsur Bapperida Kabupaten Purworejo dan konsultan teknik pada Rabu (10/6/2026) di Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk assessment lapangan guna mengidentifikasi potensi kerawanan bencana banjir serta kebutuhan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto yang melintasi wilayah Desa Bapangsari.

Tim melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang selama ini dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir, khususnya pada saat curah hujan tinggi dan meningkatnya debit air Sungai Bogowonto. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengamatan kondisi fisik lingkungan, alur sungai, tanggul, drainase, serta infrastruktur penunjang yang berperan dalam pengendalian dan mitigasi bencana banjir.

Selain itu, tim juga melakukan pengumpulan data dan informasi dari pemerintah desa maupun masyarakat setempat terkait riwayat kejadian banjir, dampak yang ditimbulkan, serta kebutuhan prioritas yang diperlukan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di wilayah tersebut.

Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen menyampaikan bahwa kegiatan assessment ini merupakan langkah awal yang penting dalam perencanaan program mitigasi bencana yang lebih terarah dan tepat sasaran. Data dan hasil identifikasi lapangan nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rekomendasi penanganan kawasan rawan banjir di sepanjang DAS Bogowonto.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat diperoleh gambaran kondisi riil di lapangan sehingga kebutuhan sarana dan prasarana pengendalian banjir dapat direncanakan secara efektif sesuai dengan tingkat kerawanan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Tim NUFReP bersama Bapperida dan konsultan teknik menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana. Pendekatan yang berbasis data lapangan diharapkan mampu menghasilkan program pembangunan yang mendukung ketahanan wilayah terhadap ancaman banjir.

Kegiatan assessment berlangsung lancar dengan dukungan Pemerintah Desa Bapangsari dan masyarakat setempat. Diharapkan hasil kajian lapangan ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan infrastruktur mitigasi bencana serta memperkuat upaya perlindungan masyarakat yang berada di kawasan rawan banjir di sepanjang DAS Bogowonto, khususnya di wilayah Desa Bapangsari Kecamatan Bagelen.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment