Kasi Trantibum Kecamatan Bagelen Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Kasi Trantibum Kecamatan Bagelen Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

By Admin 22 Mei 2026, 10:08:51 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Berita Populer

Kasi Trantibum Kecamatan Bagelen Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Keterangan Gambar : Kasi Trantibum Kecamatan Bagelen Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026


Pada Kamis, 21 Mei 2026, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Bagelen, Eko Susanto, S.P., bersama staf Kecamatan Bagelen saudara Jamal Wijaya, mewakili Camat Bagelen menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Musim Kemarau Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula BPBD Kabupaten Purworejo.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk BPBD Kabupaten Purworejo, TNI, PMI, serta perwakilan kecamatan se-Kabupaten Purworejo. Rakor dilaksanakan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau tahun 2026 yang diperkirakan akan berlangsung cukup panjang.

Dalam pemaparannya, pihak BMKG menyampaikan prediksi bahwa musim kemarau tahun 2026 mulai berlangsung sejak bulan April 2026 dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Agustus 2026. Musim kemarau diprediksi berlangsung selama kurang lebih 5 hingga 7 bulan sehingga perlu dilakukan kesiapsiagaan sejak dini oleh seluruh pihak terkait.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo juga memberikan imbauan kepada seluruh peserta rapat agar meningkatkan upaya mitigasi di daerah rawan kebakaran maupun wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Selain itu, desa-desa yang berpotensi terdampak kekurangan air bersih diminta untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan tempat penampungan air sebagai persiapan pendistribusian bantuan air bersih.

Dalam rakor tersebut disampaikan bahwa BPBD Kabupaten Purworejo telah menyiapkan sekitar 200 tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing tangki mencapai 5.000 liter untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan. Sementara itu, Kodim 0708/Purworejo juga menyampaikan kesiapan dukungan armada mobil pemadam kebakaran guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Purworejo.

Selain BPBD dan TNI, PMI Kabupaten Purworejo juga menyatakan kesiapan membantu pendistribusian air bersih dengan dukungan sekitar 100 tangki air bersih untuk wilayah Kabupaten Purworejo.

Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh unsur pemerintah dan stakeholder terkait dapat meningkatkan sinergi serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan selama musim kemarau tahun 2026, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir dan masyarakat tetap memperoleh pelayanan yang optimal.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment