Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen Hadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Persiapan Eliminasi Malaria Purworejo 2026
Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen Hadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Persiapan Eliminasi Malaria Purworejo 2026

By Admin 05 Feb 2026, 09:59:45 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Berita Populer

Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen Hadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Persiapan Eliminasi Malaria Purworejo 2026

Keterangan Gambar : Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen Hadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Persiapan Eliminasi Malaria Purworejo 2026


Purworejo, Rabu (4/2/2026) – Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Bagelen, Bapak Muhammad Noor Adin Nugroho, S.E., menghadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini Malaria pada Hari Libur Idul Fitri 2026 serta Persiapan Eliminasi Malaria Kabupaten Purworejo Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Arahiwang, Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo.

Rapat koordinasi ini menghadirkan pemateri dan narasumber dari Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Jawa Tengah, dengan materi pokok mengenai upaya menghentikan penyebaran malaria di 153 desa di wilayah Kabupaten Purworejo yang masuk dalam kategori berpotensi tinggi penularan malaria.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya kewaspadaan dini selama periode hari libur Idul Fitri, yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat dan risiko penyebaran malaria. Selain itu, disampaikan pula strategi percepatan eliminasi malaria melalui penguatan surveilans, penemuan dan penanganan kasus secara cepat, serta peningkatan peran lintas sektor hingga tingkat desa.

Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen, Muhammad Noor Adin Nugroho, menyampaikan bahwa kecamatan memiliki peran strategis dalam mendukung program eliminasi malaria, khususnya melalui koordinasi dengan pemerintah desa, puskesmas, dan kader kesehatan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan target eliminasi malaria di Kabupaten Purworejo Tahun 2026.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan seluruh pihak terkait, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian malaria dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan, terutama di wilayah dengan potensi penularan yang tinggi.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment