▴Teko Mas Bagelen▴
▴kec bag▴
▴Layanan Aduan▴
▴Eksotika Bagelen▴ - Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kecamatan Bagelen Ikuti Rakor Penyusunan Rencana Kontingensi Banjir Bandang Kabupaten Purworejo
- Musyawarah Perwakilan Dusun Desa Semono Tetapkan Anggota BPD Antarwaktu
- Semangat Jihad Santri untuk Negeri, Kecamatan Bagelen Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026
- Tingkatkan Optimalisasi PBB dan Pengelolaan Pajak Daerah, Camat Bagelen Ikuti Study Komparasi ke Kabupaten Malang
- Kecamatan Bagelen Hadiri Rapat Paripurna DPRD Purworejo, Bahas Tiga Raperda Prakarsa Dewan
- Matangkan Persiapan Pasar Apresiasi 2026, Kecamatan Bagelen Ikuti Final Checking Stan Kecamatan
- Perkuat Upaya Pencegahan Stunting, Kecamatan Bagelen Ikuti Rakor Peningkatan Kapasitas Konvergensi di Desa
- Sekcam Bagelen Hadiri Pembukaan MTQ Pelajar dan Mahasiswa XXXIX Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Camat Bagelen Dampingi Kunjungan Bupati Purworejo Tinjau Peningkatan Jalan Kalirejo–Hargorojo dan Sumur Dalam di Sokoagung
- Kecamatan Bagelen Ikuti Sosialisasi Program Perjalanan Ibadah bagi Masyarakat Berprestasi di Bidang Keagamaan
Tingkatkan Layanan Kesehatan Terpadu, Posyandu ILP Desa Soko Resmi Diluncurkan
Tingkatkan Layanan Kesehatan Terpadu, Posyandu ILP Desa Soko Resmi Diluncurkan

Keterangan Gambar : Tingkatkan Layanan Kesehatan Terpadu, Posyandu ILP Desa Soko Resmi Diluncurkan
BAGELEN, 14 Oktober 2026 – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui penguatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP). Pada Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di Aula Desa Soko, Kecamatan Bagelen, dilaksanakan kegiatan Launching Posyandu ILP Desa Soko sebagai langkah mendukung pelayanan kesehatan yang lebih terpadu dan berkesinambungan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bagelen, Ibu Santi Wigati, S.Si., bersama unsur pemerintah desa, kader Posyandu, dan pihak terkait yang mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di Desa Soko.
Peluncuran Posyandu ILP ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kader dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang terintegrasi, mulai dari kelompok ibu hamil, bayi dan balita, usia sekolah, usia produktif, hingga lanjut usia. Melalui pendekatan ILP, pelayanan kesehatan diharapkan dapat berjalan lebih terarah, mudah diakses, serta mampu menjangkau kebutuhan masyarakat di setiap kelompok usia.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan hasil Bimbingan Teknis (Bimtek) Integrasi Layanan Primer yang telah diikuti oleh 25 kader Posyandu Desa Soko. Berdasarkan hasil pengelompokan tingkat kemampuan kader, satu orang kader masuk kategori Pratama atau Pemula, 10 orang kader masuk kategori Madya, dan 13 orang kader masuk kategori Utama.
Hasil tersebut menjadi gambaran kapasitas kader dalam mendukung pelaksanaan Posyandu ILP sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kompetensi kader secara berkelanjutan. Adapun dari jumlah 25 kader yang mengikuti bimtek, kategori yang disebutkan mencakup 24 orang sehingga masih diperlukan konfirmasi kategori satu kader lainnya.
Kehadiran Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bagelen dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap penguatan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai penggerak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, terutama dalam mendukung upaya promotif dan preventif di tingkat desa.
Melalui peluncuran Posyandu ILP Desa Soko, diharapkan koordinasi antara pemerintah desa, kader Posyandu, Puskesmas, dan unsur terkait semakin meningkat. Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten serta pelayanan yang terintegrasi, Posyandu diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Bagelen terus mendorong penguatan peran masyarakat dalam pembangunan, termasuk melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, pelaksanaan Posyandu ILP di Desa Soko diharapkan dapat berjalan optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.




