▴Teko Mas Bagelen▴
▴kec bag▴
▴Layanan Aduan▴
▴Eksotika Bagelen▴ - Semarak 75 Tahun Humas Polri, Kasi Trantibum Kecamatan Bagelen Monitoring Kegiatan Donor Darah di Desa Dadirejo
- Tingkatkan Kesadaran Hukum Aparatur, Kecamatan Bagelen Ikuti Bimtek Kesadaran Hukum Anggota KORPRI Tahun 2026
- Dukung Transformasi Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi, Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Bagelen Ikuti Rapat Penguatan Peran Pengelola Kepegawaian
- Mengikuti Sosialisasi Kerugian Negara dan Rakor Keuangan Daerah, Kab. Purworejo 2026 di Ruang Arahiwang Setda Purworejo
- Apel Pagi Kecamatan Bagelen: Camat Tekankan Percepatan Realisasi Kegiatan dan Pemutakhiran Data DTSEN
- Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Kecamatan Bagelen Hadiri Penyaluran BLT Dana Desa Oktober 2026 di Desa Clapar
- Menuju Rintisan Kampung Arsip, Desa Kemanukan Gelar Sarasehan Pengelolaan Arsip Keluarga
- Antisipasi Potensi Karhutla, Camat Bagelen Terima Kunjungan Monitoring Tim BPBD Kabupaten Purworejo
- Tingkatkan Layanan Kesehatan Terpadu, Posyandu ILP Desa Soko Resmi Diluncurkan
- Siapkan Pilkades Serentak 2027, Camat Bagelen Buka Sosialisasi bagi Pemerintah Desa dan BPD
KASI PEMBANGUNAN BAGELEN WAKILI CAMAT HADIRI FGD PENGEMBANGAN WISATA PURWOREJO
KASI PEMBANGUNAN BAGELEN WAKILI CAMAT HADIRI FGD PENGEMBANGAN WISATA PURWOREJO
.png)
Keterangan Gambar : KASI PEMBANGUNAN BAGELEN WAKILI CAMAT HADIRI FGD PENGEMBANGAN WISATA PURWOREJO
PURWOREJO 12 Oktober 2026 - Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen, Bapak Muhammad Noor Adin Nugroho, S.E., mewakili Camat Bagelen menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Pengembangan dan Kemajuan Wisata Kabupaten Purworejo yang digelar di Ganecca Convention Hall, pada Minggu (12/10/2026).
FGD yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo ini berfokus pada hasil evaluasi terhadap 54 desa wisata yang telah ditetapkan melalui SK Bupati.
Dalam diskusi terungkap bahwa pasca pandemi Covid-19, kurang lebih 75% desa wisata mengalami stagnasi bahkan kemunduran dalam pengelolaannya. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius untuk dilakukan pembenahan bersama.Melalui forum ini, diharapkan dapat dilakukan profiling ulang terhadap potensi riil di masing-masing desa wisata, sekaligus menyusun rencana program pengembangan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Kehadiran Kecamatan Bagelen dalam FGD ini merupakan bentuk komitmen untuk mendorong kemajuan desa-desa wisata di wilayah Bagelen agar kembali bangkit dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.




