Kecamatan Bagelen Ikuti Rembug Penanganan Stunting dan Musyawarah Desa Bapangsari
Kecamatan Bagelen Ikuti Rembug Penanganan Stunting dan Musyawarah Desa Bapangsari

By Admin 10 Sep 2026, 09:02:29 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Berita Populer

Kecamatan Bagelen Ikuti Rembug Penanganan Stunting dan Musyawarah Desa Bapangsari

Keterangan Gambar : Kecamatan Bagelen Ikuti Rembug Penanganan Stunting dan Musyawarah Desa Bapangsari


Bagelen, 8 September 2026 — Pemerintah Kecamatan Bagelen terus mendorong penguatan sinergi bersama pemerintah desa dalam upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen, Muhammad Noor Adin Nugroho, S.E., yang mewakili Camat Bagelen dalam kegiatan di Aula Desa Bapangsari, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dalam beberapa agenda penting, yaitu Rembug Penanganan Stunting, Musyawarah Desa dalam rangka usulan penganggaran program penanganan stunting pada APBDes Tahun Anggaran 2027, serta Musyawarah Desa dalam rangka pembahasan dan penyusunan Indeks Desa Tahun 2026.

Rembug penanganan stunting menjadi forum untuk membahas kondisi dan berbagai upaya yang perlu dilakukan dalam mencegah serta menangani permasalahan stunting di tingkat desa. Melalui forum tersebut, berbagai pihak dapat menyampaikan kondisi, permasalahan, serta kebutuhan intervensi yang diperlukan agar program penanganan stunting dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan tepat sasaran.

Selanjutnya, melalui musyawarah desa dibahas usulan penganggaran program penanganan stunting dalam APBDes Tahun Anggaran 2027. Penganggaran tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan berbagai program dan kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok sasaran yang memiliki risiko stunting.

Kasi Pembangunan Kecamatan Bagelen, Muhammad Noor Adin Nugroho, S.E., mewakili Camat Bagelen, turut memberikan dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan desa yang dilakukan secara partisipatif. Perencanaan dan penganggaran program penanganan stunting perlu disusun berdasarkan kondisi serta kebutuhan riil masyarakat sehingga dapat memberikan dampak yang optimal.

Selain membahas penanganan stunting dan rencana penganggaran tahun 2027, kegiatan juga dilanjutkan dengan musyawarah desa dalam rangka pembahasan dan penyusunan Indeks Desa Tahun 2026. Penyusunan Indeks Desa menjadi salah satu bagian penting dalam menggambarkan perkembangan dan capaian pembangunan desa berdasarkan berbagai indikator yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan musyawarah tersebut, diharapkan pemerintah desa bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat melakukan pembahasan secara objektif terhadap kondisi desa, mengidentifikasi berbagai capaian maupun permasalahan yang masih dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk mendukung peningkatan pembangunan dan kemandirian desa.

Pemerintah Kecamatan Bagelen terus mendorong agar setiap tahapan perencanaan pembangunan desa dilaksanakan secara partisipatif, transparan, terarah, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan program pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan di Desa Bapangsari tersebut diharapkan dapat menghasilkan rumusan program penanganan stunting yang tepat sasaran sekaligus mendukung penyusunan perencanaan pembangunan desa yang semakin berkualitas, termasuk dalam peningkatan capaian Indeks Desa Tahun 2026 dan penyusunan APBDes Tahun 2027.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment